Duka Musibah Kebakaran di Timang Gajah Bener Meriah, Renggut Nyawa Pemilik Rumah

filename - kabaracehonline.com
Plh Bupati Bener Meriah saat di tempat kejadian musibah kebakaran Timang Gajah yang menghanguskan satu rumah warga, Senin (22/6/2020)

KABARACEHONLINE, BENER MERIAH: Suasana duka masih menyelimuti warga Timang Gajah, Satu Rumah semi permanen warga di kampung ini terbakar dan merenggut nyawa Bantasyam sang pemilik rumah. Ia adalah Kepala Sekolah SD Negeri Timang Gajah.

Read More

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, Peristiwa ini terjadi dini hari, sekira 01.30 WIB, (Senin, 22/6/2020). Saat api membesar, usai menyelamatkan istri dan cucunya dari dalam rumah, Bantasyam berusaha kembali ke dalam rumah dengan cara menerobos ke dalam kobaran api yang semakin membesar, untuk mengambil SK PNS dan berkas-berkas berharga penting lainnya.

Naas, ia diduga ia terperangkap terbakar dan meninggal dunia. Ketika ditemukan jenazah korban dalam keadaan keadaan telungkup dengan kondisi hangus. Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Muyang Kute untuk dilakukan otopsi dan selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga.

Api menghanguskan barang-barang berharga milik korban tidak bisa diselamatkan, diantaranya Satu unit mobil Avanza warna hitam BK 1087 JT, Satu unit Yamaha Vixion, Dua unit Honda Beat, Satu unit yamaha Vega (kendaraan dinas) dan beserta seluruh isi rumah termasuk berkas-berkas penting milik korban.

Saat kejadian, warga sempat membantu memadamkan api dengan alat seadanya. Dua unit mobil Pemadam Kebakaran Kabupaten Bener Meriah juga dikerahkan untuk memadamkan api.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bener Meriah melalui Kabid Banjamsos Nanang Prasetyanto, A.Ks, mengatakan, dua rumah terkena imbas musibah ini. Dinas sosial sendiri kemudian menyalurkan bantuan masa panik.

Sementara itu, sumber api masih dalam penyelidikan pihak kepolisian Bener Meriah.

Plh. Bupati Bener Meriah Haili Yoga ketika mendatangi tempat kejadian mengungkapkan turut Berduka Cita atas kejadian dan musibah ini dan kepada keluarga korban untuk bersabar menerima musibah ini sebagai cobaan dari Allah SWT.

“Kita mengharapkan kepada seluruh masyarakat untuk ikut serta bergotong royong dalam meringankan beban korban, khususnya dalam menghadapi kondisi sulit saat ini, baik dengan memberikan semangat, berdoa maupun bantuan materil,” harap Sekda Bener Meriah ini.(ARS)

Related posts