Tiga Kecamatan di Aceh Jaya Dilanda Banjir

  • Whatsapp
filename - kabaracehonline.com
Banjir di pemukiman warga

KABARACEH, ACEH JAYA: Curah hujan yang tinggi  menyebabkan sejumlah sungai pada Tiga kecamatan di Aceh Jaya meluap dan menyebabkan banjir ke pemukiman, Selasa (10/8/2021),

BPBD Kabupaten Aceh Jaya menginformasikan sejumlah gampong terdampak di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Jaya, Daruh Hikmah dan Sampoiniet.

Read More

BPBD memantau ketinggian muka air berkisar 20 – 200 cm ketika banjir terjadi. Informasi terkini pada Rabu pagi (11/82021) dari BPBD setempat menyebutkan genangan air berangsur surut. Namun, catatan BPBD menggarisbawahi, apabila hujan lebat terjadi lagi diprediksikan adanya potensi banjir susulan.

Saat ini warga yang sempat mengungsi di meunasah setempat sudah kembali ke rumah masing-masing. Mereka berjumlah 165 KK atau 675 jiwa, yang sebelumnya ditampung di masjid dan meunasah wilayah itu.

Merespons peristiwa itu, BPBD setempat segera melakukan upaya penanganan darurat bencana, seperti evakuasi warga, kaji cepat dan berkoordinasi dengan dinas terkait serta aparat di tingkat kecamatan dan gampong. Data sementara BPBD Kabupaten Aceh Jaya mencatat sebanyak 685 rumah warga terdampak banjir malam itu.

Berikut ini sejumlah gampong terdampak banjir yang terjadi Selasa lalu, Gampong Meudheun, Gle Putoh dan Sapek di Kecamatan Jaya, Gampong Masen, Babah Dua, Baro L, Lam Tengoh, Panton Krueng, Ujong Rimba, Gunong Cut, Sayeung, Alue Gajah dan Paya Santeut di Kecamatan Hikmah, serta Gampong Alue Gro, Seumantok, Ligan, Krung Ayon, Cot Punti, Ranto Sabon dan Le Jereungeh di Kecamatan Sampoiniet.

Berdasarkan peringatan dini cuaca BMKG pada hari ini, Rabu (11/8), wilayah Aceh masih berpotensi hujan lebat disertai kilat atau petir serta angin kencang. BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan siaga terhadap potensi bahaya hidrometeorologi. Terpantau pada peringatan dini cuaca, wilayah terdampak banjir di Kabupaten Aceh Besar dan Aceh Jaya masih berpeluang hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada hari ini. (REL/ARS)

Related posts