BKKBN Aceh Laksanakan Rekonsilasi Stunding dipadu oleh Dinkes. OPD- KB Untuk Penurunan Stunting di Pidie Jaya

filename - kabaracehonline.com

KABARACEH, MEUREUDU: Badan Kependudukan dan Keluarga Berenca (BKKBN) Nasional Provinsi Aceh laksanakan Rekonsilasi Stunding bersama Stekeholder yang dipadukan oleh dinas Dinas Kesehatan Turut melibatkan Organisasi Perangkat Daerah, Keluarga Berencana (OPD-KB) yang mempunyai tujuan sama pentingnya penurunan Stunting karena semua unsur terpenuhi yang berlangsung di Aula Sekdakab Pidie Jaya. pada Tanggal. 31 Mei 2022.

Kegiatan tersebut dilanjutkan Penanda tanganan Komitmen bersama dalam rangka percepatan penurunan Stunting Terintegrasi yang diawali oleh Wakil Bupati Pidie Jaya Dr.H.Said Mulyadi,SE,M.Si selaku Ketua TPPS Pijay,

Kepala Perwakilan BKKBN Aceh Drs Sahidal Kastri,M.Pd, Kepala Bappeda, Unsur Forkopimda, Para Staf Ahli, para Asisten dan Para Kepala SKPK dan Pimpinan Lembaga Vertikal lainnya.

Atas nama Kepala Daerah Wakil Bupati Dr. H. Said Mulyadi, SE, M.Si menyambut baik rencana BKKBN Provinsi Aceh yang telah memilih Kabupaten Pidie Jaya sebagai tempat pelaksanaan kegiatan Konsolidasi satgas percepatan Stunting seluruh Aceh yang akan di laksanakan beberapa hari kedepan atau awal bulan Juni 2022 seperti yang di laporkan oleh Kepala BKKBN Aceh.

“Memang saat ini Kabupaten Pidie Jaya berada pada angka 20,0 persen lebih rendah dari provinsi 33,2 persen sementara nasional 24,4 persen berdasarkan data Studi Status Gizi Indonesia SSGI tahun 2021 dan apa yang kita laksanakan ini adalah bagian dari prioritas Nasional yang dicanangkan melalui rencana kerja pemerintah pusat sejak tahun 2018 yaitu sebanyak 100 Kabupaten/Kota

dilanjutkan pada tahun 2020 diperluas menjadi 260 Kab/Kota hingga tahun 2024 nantinya angka penurunan Stunting secara nasional ditargetkan 14 persen, Kabupaten Pidie jaya telah ditetapkan sebagai bagian dari perluasan lokasi fokus intervensi penurunan Stunting terintegrasi tahun 2022 yang ditetapkan oleh kepala Bappeda melalui surat nomor Kep10/M.PPN/HK/02/2021.” Kata Wabub Pijay.

Kepala Bappeda Kabupaten Pidie Jaya Saiful Rasyid MPd didalam arahannya mengatakan banyak bidang sektor didalam percepatan penurunan Stunting ini sehingga sangat perlu dilakukan rembuk Stunting, maka kami mewajibkan kepada SKPK untuk membuat perencanaan program Kegiatan terkait dengan percepatan penurunan Stunting dan pada umumnya Lokus Stunting ini ada di tengah masyarakat pedesaan. bagaimana cara berfikir saat ini akan sangat menentukan keberhasilan di masa yang akan datang.” Pungkasnya.

Kepala BKKBN Aceh, Drs Sahidal Kastri,M.Pd, mengapresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi secara aktif serta menyambut gembira atas komitmen pemerintah daerah dalam upaya Percepatan Penurunan Stunting, hal tersebut diungkapkan kembali pada pertemuan bersama para PKB/PLKB dan Babinsa di Balai Penyuluhan Keluarga Berencana Kecamatan Ulim Kabupaten Pidie Jaya.” Ungkapnya.

Disela-sela diskusi tersebut Keuchik Dayah Leubue Kecamatan Ulim, Imran SH, menceritakan kepada Kepala BKKBN Aceh bahwa saat ini di desanya telah zero Stunting dari data sebelumnya tiga anak,

hal tersebut dilakukan (intervensi) dengan memberikan asupan makanan yang bergizi dengan menggunakan data Gampong. Demikian terang Imran. (REL-D)

Related posts