SPMA Didik Pemuda Aceh Jadi Enterpreneur dan Berjiwa Leadership

23/05/2024
Senator Fachrul Razi

KABARACEH, LHOKSEUMAWE: Sekolah Pemimpin Muda Aceh (SPMA) mendidik pemuda Aceh agar memiliki jiwa kepemimpinan (leadership) serta menjadi entrepreneur atau kewirausahaan guna menghadapi isu-isu global yang sangat cepat.

“SMPA saat ini telah memiliki alumni sebanyak 6000 orang lebih, jadi alumni ini akan terus bertambah,” ujar penggagas SMPA yang juga anggota DPD RI Asal Aceh, Fachrul Razi di Lhokseumawe, Minggu (1/3/2020).

Menurutnya, SPMA tersebut terus dilakukan di 23 kabupaten/kota di Provinsi Aceh, metode yg digunakan yakni dengan membentuk karakter (character building) kepemimpinan dan Memiliki jiwa kewirausahaan. Di Kota Lhokseumawe sendiri, sudah dua kampus yang telah disosialisasikan yaitu Unimal dan IAIN Malikussaleh. “Jumlah kampus yang menjadi sasaran kita akan bertambah,” sebutnya.

SPMA ini, kata dia, dibentuk karena melihat kondisi Aceh saat ini berada dalam kondisi yang tidak baik-baik saja. Artinya, saat ini di luar Aceh ada peta isu-isu global yang begitu cepat, baik itu globalisasi maupun revolusi industri empat, maupun terkait one belt one road yang lebih dikenal dengan jalur sutra, dan terkait dengan global trade, perkembangan terhadap perdagangan bebas dunia.


“Untuk menyiapkan generasi yang peka terhadap masalah ini, kita harus mempersiapkan pemuda yang lebih menguasai terhadap dinamika dan permasalahan yang ada, dan setidaknya mereka menguasai terhadap isu global di luar Aceh,” jelas Fachrul Razi.

Dia juga menambahkan, kendati kegiatan SPMA hanya satu hari, namun interaksi para alumni itu yang lebih penting. Bahkan, pemuda tersebut dipersiapkan untuk menjadi generasi melenial dan mampu menjadi pemimpin Aceh masa depan. []