Pj Bupati Aceh Besar Apresiasi Bantuan Ambulance dan Alkes dari Pasar Modal Indonesia

KABARACEH, KOTA JANTHO: Penjabat Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto, S.STP MM menyampaikan apresiasi kepada Pasar Modal Indonesia yang telah membantu satu unit ambulance dan alat-alat kesehatan (Alkes) kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Besar di Meuligo Aceh Besar, Senin (6/2/2023).

Turut hadir Direktur Pengawasan Pengelolaan Investasi 1 Otoritas Jasa Keuangan Ridwan, Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia.

Jeffrey Hendrik, Ketua Panitia HUT 45 Pasar Modal Indonesia sekaligus Direktur PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia Antosius Herman Azwar, Direktur PT.

Kustodian Sentral Efek Indonesia Syafruddin, Pimpinan Bursa Efek Indonesia Provinsi Aceh Thasrif Murhadi, Sekdakab Aceh Besar Drs Sulaimi MSi, para Asisten Sekdakab, dan OPD terkait.

Pj Bupati Aceh Besar dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pimpinan PT. Bursa Efek Indonesia, Pimpinan PT. Kliring Penjaminan Efek Indonesia dan Pimpinan PT. Kustodian Sentral Efek Indonesia yang telah peduli, mengupayakan, dan telah menyerahkan bantuan mobil ambulans, alat kesehatan, serta obat-obatan dari Pasar Modal Indonesia kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Besar.

“Tentunya bantuan ini akan sangat bermanfaat dalam rangka memaksimalkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Kabupaten Aceh Besar. Dengan adanya bantuan kesehatan ini tentunya dapat mempermudah masyarakat mendapatkan akses kesehatan maupun pelayanan kesehatan yang lebih baik lagi,” ujar Iswanto.

Pj Bupati Aceh Besar mengatakan, kesehatan adalah hak dasar setiap orang. Secara khusus dalam Undang-undang Kesehatan Pasal 5 dinyatakan bahwa “setiap orang mempunyai hak dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang aman, bermutu dan terjangkau”.

Oleh karena itu, kehadiran bantuan ambulans dan alat-alat kesehatan serta obat-obatan ini akan sangat berperan penting dalam menunjang operasional dan fasilitas serta peningkatan layanan Kesehatan masyarakat di Kabupaten Aceh Besar.

Pemkab Aceh Besar, tambahnya, akan selalu berkomitmen bersama menjaga dengan baik bantuan yang diberikan ini serta dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya sehingga dapat digunakan dan dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat sepenuhnya dalam jangka waktu yang lama dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat Kabupaten Aceh Besar yang lebih baik lagi.

Iswanto melanjutkan, selama ini berbagai upaya terus dilakukan dengan semaksimal mungkin seperti penanganan stunting/gizi buruk dengan terus bersinergi bersama lintas sektor terkait dan juga stakeholder guna bersama-sama bergerak dalam menangani masalah kesehatan khususnya dalam upaya melakukan pencegahan dan penekanan angka stunting di Kabupaten Aceh Besar.

Berdasarkan data Survey Status Gizi Indonesia Tahun 2022, angka stunting Kabupaten Aceh Besar berada diangka 27%, dimana mengalami penurunan 5% dari tahun sebelumnya. Selain itu juga terkait masalah polio, pihaknya terus gencar mensosialisasikan dampak bahayanya penyakit polio ke masyarakat disertai dengan terus memantau, mendorong dan melakukan serta menyukseskan Sub PIN Polio sesuai target yang diharapkan.

Kemudian juga, upaya penanganan penurunan angka kematian ibu dan anak juga terus kita tekankan dengan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat melalui peningkatan mutu sarana dan prasarana kesehatan masyarakat, serta berbagai proses penanganan kesehatan terus kita upayakan hingga ke pelosok dan daerah kepulauan yaitu Pulo Aceh salah satunya dengan menyediakan ambulans laut.

Sementara itu, Direktur PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia, Antonius Herman Azwar mengharapkan agar ambulance, alat kesehatan, serta obat-obatan yang dibantu tersebut dapat dijaga dan bermanfaat untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di Kabupaten Aceh Besar.

Kami berterima kasih atas kerjasama dan sambutan yang sangat baik dari Pemkab Aceh Besar ini. Kami yakin, bantuan yang kami serahkan ini akan sangat bermanfaat bagi masyarakat Aceh Besar,” ujarnya. (REL)

Related posts