Anak Kampung Pelosok ini Maju Aceh Tengah Satu

Yasir Arafat, Mantan Reje Kuyun Nyatakan Diri Maju sebagai Bakal Calon Bupati Aceh Tengah dalam Pemilukada yang Bakal digelar November 2024.

TAKENGON, KABARACEHONLINE.COM: Mantan Reje Kuyun, Yasir Arafat nyatakan diri maju sebagai Bakal Calon (Balon) Bupati Kabupaten Aceh Tengah dalam pertarungan Pemilihan Kepala Daerah periode 2024-2029. Pria kelahiran 11 Februari 1992 ini akan maju melalui jalur independen. Hal ini ia sampaikan dalam sebuah temu pers bersama awak media, Minggu 17/3/2024 di kediamannya.

Sosok yang dikenal dengan latar belakang aktivis dan aktif diberbagai organisasi yang membela rakyat kecil ini, selain dikenal kritis dan vokal juga merupakan salah satu mantan kepala desa (Reje Kampung) dengan segudang inovasi diantaranya Kemampuan inovasi pengembangan Desa Wisata, pengembangan pengolahan sampah menjadi bahan bakar menciptakan UMKM dengan produk Beras Kuyun, ketika menjabat sebagai Reje kampung Kuyun Kecamatan Celala tersebut.

“ Ini murni bentuk kepedulian terhadap Aceh Tengah, tanggung jawab sebagai putra daerah. Insya Allah, saya akan maju melalui jalur independen dengan mengusung visi-misi Aceh Tengah Tangguh!” ujar Alumni lulusan Universitas Negeri Jakarta ini.

Usung Gagasan dan Terobosan Besar untuk Aceh Tengah

“ Aceh Tengah dianugerahi dengan kekayaan alam yang melimpah dengan potensi-potensi luar bisa untuk dikembangkan, untuk itu diperlukan terobosan besar agar Tanoh Gayo semakin gemilang” ungkap Yasir Arafat yang saat ini juga tercatat sebagai Sekertaris Partai Hanura Aceh Tengah.

Jika diberi kepercayaan rakyat untuk memimpin Aceh Tengah, terobosan yang akan dilakukan adalah peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) generasi muda dengan pemberian beasiswa luar negeri, untuk generasi yang potensi agar suatu saat merekalah yang akan berinvestasi di daerah nya sendiri.

“Pengembangan TPA Aceh Tengah berbasis Teknologi dalam jangka waktu dua Tahun, penyelamatan lingkungan hidup dan penyelamatan, kualitas, kuantitas dan harga kopi termasuk memberantas mafia kopi, Ini adalah terobosan yang harus kita lakukan untuk Aceh Tengah Tangguh!” sebutnya.

“Visi kita, terwujudnya daerah wisata Aceh Tengah yang mandiri, mampu mengelola potensi daerah dan pembangunan yang berkelanjutan untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera, berkualitas, berbudaya, beradat, maju, adil, demokratis dan peduli terhadap lingkungan serta menghilangkan budaya Ordal (orang dalam)”jelasnya.

Sementara misi yang diusung adalah mewujudkan, tata kelola pemerintahan yang baik, meningkatkan kualitas SDM unggul, partisipasi masyarakat, pengembangan teknologi informasi, pembangunan infrastruktur sarana dan prasarana modern, pengembangan seluruh potensi kampung dan pelestarian kearifan lokal.

Selanjutnya, meningkatkan kualitas lingkungan pemukiman, kualitas kesehatan masyarakat, perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Membangun kerjasama dan kemitraan strategis, pengembangan kegiatan keagamaan, pemberian beasiswa sarjana luar negeri untuk generasi potensi, pengembangan pasar digital dan penyelamatan Sumber daya Alam (SDA) dan terakhir pembangunan pabrik crypto.

“Peniadaan Fee proyek dalam kegiatan apapun, peningkatan gaji perangkat desa, tenaga pendidikan, guru ngaji tenaga kesehatan, gratis sarjana bagi anak yatim dan korban konflik, pembagian kartu petani cerdas untuk penyaluran bantuan bagi petani”tambah Yasir Arafat.

Tak hanya itu, jika dipilih rakyat pemerintahan akan berkomitmen memberikan satu unit rumah bagi pengantin baru dalam kategori ekonomi lemah, tunjangan untuk para penyair dan ceh didong dan club didong.

Perhelatan Pemilukada serentak yang akan berlangsung di bulan November tahun ini menjadi harapan dan babak baru kepemimpinan Aceh Tengah.

“ Kalau ada kemauan pasti ada jalan”kata Yasir Arafat dengan penuh keyakinan.| ARS

Related posts