PAN Banda Aceh Minta Aminullah Maju Kembali Wali Kota Banda Aceh 2024

Aminullah kader terbaik PAN

BANDA ACEH, KABARACEHONLINE.COM: Para kader DPD PAN Banda Aceh meminta Ketua DPD PAN Banda Aceh, H Aminullah Usman SE Ak MM untuk kembali maju sebagai Wali Kota Banda Aceh di Pilkada Banda Aceh 2024, hal tersebut terungkap saat DPD PAN Banda Aceh menggelar kegiatan silaturahmi, santunan puluhan anak yatim dan buka puasa bersama, di halaman sekretariat kantor DPD PAN Kota Banda Aceh, kawasan Simpang Jam Banda Aceh, Senin, 1 April 2024.

Para kader PAN tersebut juga mengungkapkan alasannya yaitu atas berbagai keberhasilan kerja nyata Aminullah Usman saat memimpin Banda Aceh pada periode 2017 – 2022, ditangan kader terbaik PAN itu, wajah Banda Aceh dapat berubah gemilang.

“Banyak perubahan-perubahan besar dan gemilang dimasa Bapak Aminullah Usman menjabat orang nomor satu di Banda Aceh, dan jika ada yang tidak membenarkan itu, saya dapat katakan itu orang gagal paham serta tidak melihat kondisi rill antara Banda Aceh di era kepemimpinan sebelumnya dan kepemimpinan Pak Amin” ungkapnya.

Mereka pun mengulas keberhasilan-keberhasilan Aminullah saat memimpin Banda Aceh kepada media ini, baik dari sektor pembangunan, ekonomi, pendidikan, agama, tata kota bahkan kepedulian langsungnya kepada para duafa, anak yatim dan pelaku UMKM, tidak ada pemimpin seperti Aminullah di Aceh.

Keberhasilan Aminullah dalam merelokasi Pasar Penayong ke Pasar Al Mahirah di Lamdingin, saat ini telah menjadi pusat ekonomi baru Kota Banda Aceh, dapat kita lihat bersama daerah tersebut telah mulai dipenuhi dengan pembangunan toko-toko dan perumahan, yang dampak nyatanya tentunya ekonomi masyarakat semakin menggeliat. Ujarnya.

Aminullah juga berhasil meluncurkan LKMS Mahirah Muamalah dalam solusi membantu persoalan permodalan bagi pelaku UMKM, dan dalam perjalanannya, kondisi UMKM pun berangsur bangkit gemilang, hal tersebut tampak dari jumlah UMKM pada tahun 2017 sebanyak 8.900 berhasil tumbuh subur hingga 17.300 di akhir masa jabatan Aminullah sebagai Wali Kota Banda Aceh pada awal Juli 2022.

Ketika akses pengurusan berbagai perizinan yang berada di lokasi yang berbeda-beda, dalam memudahkan warganya mengurus itu, Aminullah pun mendirikan Mal Pelayanan Publik (MPP), yang dimana segala urusan perizinan berada di satu tempat.

Lalu, persoalan air bersih yang menjadi momok warga kota, sukses di benahi oleh Aminullah, berbagai program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) Krueng Daroy, Revitalisasi Krueng Aceh Penayong, melakukan pembangunan-pembangunan strategis yang dapat langsung memberikan dampak ekonomi pada masyarakat, keindahan tata kota, pengentasan kemiskinan, naiknya Indeks Pembangunan Masyarakat (IPM) nomor 2 tingkat nasional, pembangunan dan rehab 800 rumah duafa, membangun berbagai sarana rumah sakit Meuraxa yang dari sebelumnya rumah sakit tidak sehat keuangan menjadi rumah sakit sehat keuangan, mendirikan pustaka kaliber nasional di Gampong Keudah.

“Seorang Aminullah dapat melakukan itu semua, diawal ia memimpin, Pak Amin benar-benar menunjukan niat dan tekadnya dalam mengubah wajah Kota Banda Aceh, dengan menjadikan Ibu Kota Provinsi Aceh ini sebagai pusat pertumbuhan ekonomi berbasis syariah, dan Alhamdulillah itu berhasil ia wujudkan, lalu kota ini berhasil menjadi kota budaya dan wisata, serta kota tempat anak muda dan milenial menyalurkan karya-karya serta inovasinya, semuanya diberi ruang oleh Pak Amin.” Ujar para kader PAN yang secara bergantian menyampaikan prestasi Aminullah memimpin Banda Aceh periode 2017-2022.

Namun yang tidak kita pungkiri, masih ada beberapa program yang belum selesai di kerjakan, dan itu harus bersama-sama dimaklumi, sebab selama 2 tahun terakhir masa kepemimpinannya, dunia termasuk Banda Aceh dilanda badai Pandemi Covid-19, yang memberikan dampak di segala sektor. Ungkapnya.

“Dan hingga saat ini, masyarakat dari berbagai elemen seperti alim ulama, ustad, kaum duafa dan yatim, fakir miskin, dan para tokoh masyarakat di Banda Aceh telah menyatakan dukungannya kepada Pak Aminullah untuk dapat kembali maju melanjutkan Banda Aceh Gemilang jilid II, dengan tujuan ia dapat menyelesaikan berbagai persoalan yang tertunda kerena Pandemi Covid-19.” Pungkas mereka. (AD)

Related posts