SMAN 7 Banda Aceh Kembangkan Otomasi Perpustakaan

filename - kabaracehonline.com
Perpustakaan SMAN 7 Banda Aceh

KABARACEHONLINE, BANDA ACEH: Dalam rangka mewujudkan program pengembangan sistem otomasi perpustakaan berbasis web, SMA Negeri 7 Banda Aceh bekerjasama dengan Aceh Library Consultant (ALC) dan Prodi Ilmu Perpustakaan melakukan pendampingan dan pengembangan otomasi sistem perpustakaan. Kegiatan tersebut berlangsung selama 3 hari mulai tanggal 11-13 Juli 2020.

Kepala sekolah SMAN 7 Banda Aceh,Dr Erlawana MPd melalui kepala perpustakaan, Natalia Susiani RN SPd mengatakan bahwa kegiatan pengembangan sistem otomasi perpustakaan merupakan sebagai salah satu tindak lanjut realisasi program kerjasama antara SMA Negeri 7 Banda Aceh bersama Aceh Library Consultant (ALC) dan Prodi Ilmu Perpustakaan FAH UIN Ar-Raniry.

“Kegiatan pengembangan sistem otomasi perpustakaan merupakan bagian dari program prioritas kegiatan pada tahun 2020 guna meningkatkan layanan dan kemudahan dalam temu kembali informasi”,kata Natalia Susiani, Senin (13/7).

Di era teknologi informasi, kata Natalia saat ini mendorong setiap perpustakaan tidak terkecuali perpustakaan sekolah untuk mengimplementasikan teknologi dalam manajemen pengelolaan perpustakaan.

“Walaupun belum maksimal, namun setidaknya terobosan ini bisa membantu temu kembali informasi serta kemudahan akses buku yang menjadi rujukan setiap siswa dalam proses belajar mengajar”,katanya.

Sementara itu, Direktur Aceh Library Consultant, Arkin SIP menjelaskan bahwa kegiatan pengembangan perpustakaan ini sebagai salah satu bentuk tanggungjawab dan upaya mahasiswa dan alumni Ilmu Perpustakaan yang tergabung dalam Aceh Library Consultant untuk mewujudkan program pengembangan perpustakaan sekolah berbasis web.

Melalui kegiatan ini, kata Arkin setidaknya bisa membantu rutinitas pengelolaan administrasi dan manajemen perpustakaan, mulai dari kegiatan pengolahan, sirkulasi, inventaris koleksi, statistik pengunjung dan kegiatan-kegiatan lainnya yang terkait dengan pekerjaan operasional perpustakaan secara cepat dan tepat.

Selama 3 hari ini, kata Arkin pihaknya fokus melakukan pengolahan seluruh koleksi mulai dari entri, penempelan label dan barcode, pembuatan kartu perpustakaan untuk mendukung penerapan otomasi perpustakaan serta memberi pembekalan dan pelatihan bagi pengelola perpustakaan.

“Sebagai bentuk komitmen dan tanggungjawab alumni dan program studi Ilmu Perpustakaan pihaknya akan terus memberikan pendampingan untuk pengembangan perpustakaan ke depan”,kata Arkin. (RED)

Related posts