Perdana, SMPN 3 Ingin Jaya Adakan Kegiatan AKSI BEUTARI

Picture of KABAR ACEH
KABAR ACEH

KABARACEH, ACEH BESAR: Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar gelar acara Perdana AKSI BEUTARI 1 (ajang kreatifitas, Bazar, edukasi dan pentas seni ) dalam rangka mengelar karya projek penguatan profil pelajar Pancasila (P5).

AKSI BEUTARI 1 tersebut dibuka secara resmi oleh Plt,Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Agus Jumaidi, S.pd, MPd yang diselenggarakan depan halaman SMPN 3 Ingin Jaya, Aceh Besar, Rabu (21/12/2022).

Agus Jumaidi dalam sambutanya mengukapkan menyampaikan, secara pribadi dan Instasi sangat mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan ajang kreatifitas, bazar, edukasi dan pentas seni yang di laksanakan oleh SMPN 3 Ingin jaya.

“Kegiatan seperti ini harus dilaksanakan terus menerus disekolah, Karena ini salah satu cara untuk mengembangkan bakat para siswa yang lagi mengeyam pendidikan di SMPN 3,” katanya

Lebih lanjut, ia meminta dukung dari wali murid, masyarakat dan komite sekolah untuk terus memberikan dukungan. Supaya, anak-anak bisa tumbuh dizaman yang penuh moderenisasi tanpa menghilangkan kearifan lokal.

“Dalam artinya kita boleh mengikuti perkembangan zaman tapi kita tetap menjaga kebudayaan tanpa menghilangkan kearifan lokal kita yang ada di Kabupaten Aceh Besar,” pintanya

Sementara , Kepala Sekolah SMPN 3 ingin jaya, Dr. Endang Pujianti mengatakan, tujuan pelaksanaan kegiatan adalah untuk memperkenalkan kebudayaan daerah sesuai dengan tema Projek Pancasila yaitu kearifan lokal.

“Jadi, dibentuk dalam satu kegiatan AKSI BEUTARI 1 ajang kreatifitas, bazar, edukasi dan seni. Yang didalamnya, ada beberapa poin seperti, karya projek penguatan profil pelajar Pancasila (P5), kearifan lokal, marketing dan kreativitas seni,” paparnya

Disamping itu, dengan terlaksananya kegiatan AKSI BEUTARI 1 yang diadakan oleh siswa-siswi serta para guru SMPN 3 Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar.
“Dengan harapan, mudah-mudahan bisa membangkitkan kembali budaya-budaya tradisional Aceh khususnya di Kabupaten Aceh Besar,” tutupnya (REL)

KABAR LAINNYA
KABAR TERKINI