Aceh Besar Komit Tingkatkan Produksi Sapi Aceh Melalui Asosiasi Peternak

24/05/2024
Inisiasi Pembentukan Asosiasi Peternak Sapi Aceh di Hotel Hermes, Banda Aceh yang dilaksanakan mulai 24 hingga 25 OKtober 2023. (Foto/Prokopim Aceh Besar)

KOTA JANTHO, KABARACEHONLINE.COM: Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto, S.STP MM mengatakan, Aceh Besar dengan potensi yang dimiliki akan berupaya untuk meningkatkan produktivitas sapi Aceh, dengan terbentuknya Asosiasi Peternak Sapi Aceh.

Kabupaten Aceh Besar punya potensi yang cukup, tentu dengan terbentuknya Asosiasi Peternak Sapi Aceh ini nantinya akan mempermudah sekaligus memperkuat koordinasi dalam upaya peningkatan produktivitas, tidak hanya dari segi kuantitas namun juga kualitas,” Kata Iswanto di Banda Aceh, Selasa (24/10/2023)

Hal tersebut disampaikan Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto didampingi Kepala Dinas Pertanian pada Rapat Kordinasi Peningkatan Produksi dan pemanfaatan Sapi Aceh Serta Inisiasi Pembentukan Asosiasi Peternak Sapi Aceh di Hotel Hermes, Banda Aceh yang dilaksanakan mulai 24 hingga 25 OKtober 2023.

Iswanto juga mengatakan, bentuk komitmen tersebut selain dengan penandatanganan yang dilakukan usai opening ceremoni, namun juga dengan terbentuknya Asosiasi Peternak Sapi Aceh, hingga bagaimana upaya yang akan dilakukan bersama nanti.

“Komitmen yang ditandatangani bersama tadi harus kita tunjukkan dalam program aksi dan realisasi di lapangan, dan pemerintah akan memberikan dukungan agar Sapi Aceh bisa menjadi komoditi unggulan dan menjadi Sapi Nasional,” harap Iswanto.

Sementara itu, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI Dr Ir Nasrullah MSc, dalam sambutan saat membuka Rapat Koordinasi tersebut mengatakan, untuk mewujudkan sapi Aceh sebagai komuditas Nasional, tentu harus dengan tekad dan komitmen yang kuat dalam pelaksanaan program nantinya.

“Visi mewujudkan Sapi Aceh sebagai sapi basional harus dengan tekad bersama, bekerjasama dan memiliki komitmen dan bersinergi,” katanya.

Ia juga menambahkan, bahwa tugas pemerintah melalui Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTU-HPT) menyediakan, bibit yang bagus, mendampingi peternak dan mengontrol.

Pemerintah juga harus memiliki mapping dan blue print, sehingga punya target bagaimana sapi ini 10 tahun mendatang.

“Harus ada Mapping, punya blue print serta ada target 10 tahun kedepan nanti, mau dibawa kemana sapi Aceh ini, sehingga Aceh memiliki Ikon tersendiri,” pinta Nasrullah.

Turut hadir PJ Gubernur Aceh yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II) Sekda Aceh, Mawardi, Pj Walikota Banda Aceh yang diwakili Staf Ahli Ardiansyah, Pj Bupati Aceh Jaya Dr Nurdin S.Sos, Kepala BPTU HTP Indrapuri Ir Yanhendri M.Si, serta Para Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan dari Kabupaten dan Kota di Aceh.

Kesepakatan pembentukan Asosiasi Peternak Sapi Aceh ditandatangani bersama oleh Pemerintah dan Kelompok peternak Sapi.

Aceh Besar sendiri mengutus 5 kelompok peternak sapi dalam rapat koordinasi tersebut, sementara 10 kelompok peternak lainnya berasal dari masing-masing satu kabupaten dan kota. Selain itu, dilakukan juga penandatanganan dukungan penerapan sistem pemantauan pembiakan sapi potong pada kelompok penerima bantuan pemerintah. (Slm)