Serikat Perusahaan Pers Gelar Ajang SPS Awards ke-15,  Dukung Pers Sehat Demokrasi Kuat 

Picture of KABAR ACEH
KABAR ACEH
Ketua Umum Serikat Perusahaan Pers (SPS)
Januar P Ruswita pada malam penganugrahan  SPS Awards 2024 di Jakarta, Selasa, (30/4/2024).

JAKARTA, KABARACEHONLINE.COM: Serikat Perusahaan Pers (SPS) kembali menggelar ajang kompetisi bergengsi  SPS Awards 2024 dengan mengusung tema besar “Pers Sehat, Demokrasi Kuat” pada Selasa malam  (30/4) sebagai bentuk apresiasi karya jurnalistik yang unggul dari rekan-rekan media, pers kampus,  serta korporasi/institusi di seluruh Indonesia.

Dalam 10-20 tahun terakhir ini teknologi digital berkembang sangat pesat. Merasuki dan  mempengaruhi hampir semua sektor industri. Tidak terkecuali industri media, termasuk media cetak,  televisi, radio ikut terdampak.

Namun begitu, dengan semangat menjaga marwah pers nasional sebagai bagian agen perubahan  kehidupan yang lebih baik, dan bagian pencerdas bangsa. Industri media yang dalam hal ini media  cetak tetap setia terbit dengan produk-produk jurnalistik yang mengedepankan jurnalisme  berkualitas dan bertanggung jawab.

Media cetak terus berkreasi dan berinovasi dengan menampilan perwajahan halaman yang dinamis.  Dengan memadukan teks, foto, animasi, data dan warna dalam disain infografis yang menarik dan  memikat para pembaca.

Januar P Ruswita, Ketua Umum Serikat Perusahaan Pers (SPS) Terpilih periode 2023-2027 pada  sambutannya mengatakan, “Serikat Perusahaan Pers (SPS) merupakan organisasi perusahaan pers  tertua yang lahir 78 tahun lalu, dimana sebagian besar anggotanya adalah perusahaan-perusahaan  media cetak. Untuk memotivasi dan mengapresiasi para pengelola media cetak, untuk ke 15 kalinya  menyelenggarakan SPS Award.”

SPS Awards tahun ini menghadirkan beberapa kategori kompetisi, yakni: Indonesia Print Media  Awards (IPMA), Indonesia inhouse Magazine Awards (InMA), Indonesia Young Readers Awards (IYRA),  Indonesia Students Media Awards (ISMA), dan Indonesia Digital Media Awards (IDMA).

“Sejalan dengan perkembangan teknologi digital, selain mengompetisikan IPMA, InMA, IYRA dan  ISMA, SPS juga mengapresiasi media-media yang sudah melakukan transformasi ke platform digital,  melalui IDMA, Indonesia Digital Media Award,” ungkap Januar P Ruswita pada malam penganugrahan  SPS Awards 2024 di Jakarta, Selasa malam (30/4).

Januar P Ruswita menuturkan bahwa jumlah entry tahun ini meningkat dibandingkan tahun-tahun  sebelumnya. SPS Award 2024 sekarang ini diikuti oleh 719 entry, yang terdiri dari 299 entry kategori  IPMA, 205 entry kategori InMA, 12 entry kategori IYRA, 85 entry kategori ISMA, dan 118 entry kategori  IDMA.

“Suatu yang menggembirakan untuk jumlah entry IPMA ada kenaikan entry dibanding tahun lalu.  Begitu juga jumlah entry, ISMA dan IDMA ada kenaikan jumlah entry dibanding tahun lalu. Ini mengindikasikan bahwa media-media cetak Insya Allah bisa bertahan dan tetap eksis, kemudian  media-media kampus juga masih disukai, dan portal berita juga berkembang baik. Insya Allah dengan  Industri media bisa tetap eksis serta mampu melakukan transformasi ke platform digital dengan  mengembangkan juga media-media portal beritanya,” ungkap Januar P Ruswita.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal Serikat Perusahaan Pers (SPS) Pusat Asmono  Wikan menyampaikan, “Saya sangat mengapresiasi seluruh entri SPS Awards 2024. Ada tantangan  kreativitas yang dimiliki oleh setiap karya lomba dan harus ditaklukkan melalui penguatan kompetensi  jurnalisme dan visual awak media. Kompetisi ini dirancang untuk menghasilkan karya terbaik di bidang  jurnalisme media cetak dan online yang senantiasa relevan bagi kebutuhan publik audiensnya, tanpa  menisbikan pendekatan jurnalisme profesional.”

Jakarta menjadi destinasi penyerahan SPS Awards, kompetisi paling bergengsi dan komprehensif bagi  industri media, sekaligus pencapaian paripurna bagi korporasi, institusi, dan pemerintah daerah di  bidang publikasi internal. Anugerah SPS Awards dihadiri pimpinan perusahaan pers, pimpinan humas  lembaga pemerintah dan korporasi, serta pengelola pers mahasiswa se-Indonesia.

“Perhelatan SPS Awards 2024 menegaskan peran pers dalam membangun demokrasi saat ini telah  terimplementasikan dalam berbagai peran penting. Di mana pers tidak saja semata menjadi institusi  penyebarluasan informasi bagi publik, tetapi juga merepresentasikan fungsi kontrol, fungsi kritik,  sekaligus memberikan ruang bagi partisipasi publik. Pers adalah salah satu elemen penting penopang  demokrasi. Maka, keberadaan pers yang sehat, baik itu sehat secara bisnis maupun produk, adalah  keniscayaan, demi mewujudkan demokrasi yang kuat,” pungkas Januar P Ruswita.

Penjurian The 15th SPS Awards

Seluruh entri yang masuk akan dinilai oleh dewan juri yang berlatar belakang praktisi (ahli) di bidang  desain grafis, branding, digital, media sosial, foto jurnalisme, marketing, periklanan, komunikasi  massa, dan jurnalisme.

Untuk menghindari bias dan konflik kepentingan serta menjaga independensi dan kredibilitas  penjurian, sejak penyelenggaraan kompetisi 2010, panitia tidak mengundang tokoh praktisi media  sebagai anggota dewan juri. Seluruh pemenang di masing-masing kategori akan memperoleh trophy  yang melambangkan penghargaan Gold, Silver, dan Bronze. Semua pemenang juga akan memperoleh  sertifikat.

Adapun Dewan Juri SPS Awards 2024 terdiri dari 7 juri yaitu Jojo S Nugroho (Dewan Penasihat Asosiasi Perusahaan PR Indonesia), Mas Sulistyo (Creative Director DM ID Group), Asmono Wikan (Sekretaris  Jenderal Serikat Perusahaan Pers (SPS) Pusat), Agus Susanto (Wartawan Foto Harian Kompas), Nia  Sarinastiti (Dosen Ilmu Komunikasi dari Unika Atmajaya), Yadi Hendriana (Ketua Komisi Pengaduan  Etika Pers di Dewan Pers), dan Hermanus Prihatna (Pensiun Redaktur Foto Kantor Berita Antara). []

KABAR LAINNYA
KABAR TERKINI