
REDELONG-KABARACEHONLINE.COM- Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat Sementara (BLTS Kesra) tahun 2025 membantu keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, bertahan di tengah situasi sulit pascabencana banjir dan longsor. Bantuan ini disalurkan PT Pos Indonesia langsung kepada warga, meski akses ke sejumlah wilayah terdampak masih terputus dan berisiko akibat longsoran dan jalan rusak.
Penyaluran BLTS Kesra dilakukan melalui Kantor Pos, melalui komunitas, hingga metode door to door untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Petugas Pos harus menembus wilayah perbukitan dengan kendaraan roda dua, melewati jalur terjal dan licin, demi menjangkau KPM di desa-desa yang sulit diakses. Sejumlah penerima menyatakan bantuan ini sangat membantu memenuhi kebutuhan harian setelah kehilangan sumber penghasilan.
Banjir dan longsor di Bener Meriah berdampak pada 34 desa di empat kecamatan. Sebanyak 12.392 warga mengungsi di 16 titik pengungsian. Bencana ini merusak ratusan hektare lahan pertanian dan perkebunan serta fasilitas umum. Data sementara mencatat 31 orang meninggal dunia, 14 orang hilang, dan lima orang mengalami luka-luka.
Setiap KPM menerima BLTS Kesra sebesar Rp 300 ribu per bulan untuk periode Oktober–Desember 2025 yang disalurkan sekaligus sebesar Rp900 ribu. Bantuan ini diberikan kepada warga kurang mampu yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional dengan kategori desil satu hingga empat.
Turasdi, warga kampung meluem kecamatan Bukit Bener Meriah, salah seorang KPM Penerima mengatakan dengan adanya bantuan BLTS Kesra, ia dapat membeli kebutuhan pokok seperti minyak goreng, beras, bensin, sehingga sangat membantu kami untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari ditengah kondisi sulit pasca bencana.
“Alhamdulillah dengan adanya ini sangat membantu kami yang tengah mengalami musibah. Di saat musibah kemarin, kebutuhan barang-barang pokok sangat mahal. Kami beli beras saja sampai 400.000 rupiah per karung”ungkapnya, Selasa, 30/12/2025.
“Semoga BLTS ini akan terus disalurkan kepada orang-orang seperti kami sehingga dapat membantu kami dalam menghadapi bencana ini”harapnya.
Hal senada diungkapkan KPM Penerima lainnya Hanindo Saputra,”Dengan adanya bantuan ini kami dapat membeli dan memperbaiki perlengkapan-perlengkapan yang sudah rusak akibat banjir, sangat bermanfaat, bisa menanggulangi ataupun mengatasi kerusakan-kerusakan yang terjadi di rumah, baik itu alat elektronik, tempat tidur dan sebagainya kan. Termasuk untuk keperluan anak sekolah”kata warga yang berprofesi buruh harian lepas. Selasa, 30/12/2025.
Executive Manager PT Pos Indonesia Cabang Lhokseumawe, Auzy Arifin Hutabarat, menyebut BLTS Kesra menopang ekonomi keluarga, terutama bagi warga yang sawah dan kebunnya rusak akibat banjir dan longsor.
“Untuk wilayah kerja kita di Kantor Cabang Lhokseumawe itu sendiri terdiri dari satu kota dan empat kabupaten, yaitu Kota Lhokseumawe, Kabupaten Aceh Utara, Kabupaten Aceh Tengah, Kabupaten Bireuen, dan Kabupaten Bener Meriah”jelas Auzy Arifin Hutabarat, Selasa, 30/12/2025.
Ia menambahkan untuk alokasi penerima bantuan diwilayah kerjanya terdiri dari sekitar 96.624 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
“Alhamdulillah, kita sudah menyalurkan sekitar 89.600 BLTS Kesra di tahun 2025 ini” ungkapnya. Ia juga menjelaskan mereka menghadapi tantangan tersendiri karena Provinsi Aceh pada tahun ini terdampak bencana alam.
“Namun, berkat bantuan serta koordinasi, kolaborasi kita dengan pemerintah daerah, penyaluran BLTS Kesra tahun 2025 ini berjalan dengan lancar, aman, cepat, dan tepat.”katanya.
Bantuan tunai ini, menjadi penopang awal pemulihan ekonomi warga terdampak bencana, membantu warga untuk memulihkan ekonomi yang telah diterjang bencana. (ARS)











