
REDELONG,.KABARACEHONLIN.COM – Koperasi Ara Cahayani Gayo (ACG) realisasikan pembayaran klaim asuransi cuaca senilai Rp 2.479.728.000 kepada 2.719 petani kopi di Kabupaten Aceh Tengah dan Bener. Masing-masing petani menerima Rp 912.000.
Pembayaran ini membantu petani yang tengah menghadapi situasi sulit pasca bencana pada akhir November 2025 terutama bagi para petani yang kebun mereka rusak diterjang banjir dan longsor.
Ketua Koperasi ACG, Iwan Ariantoa menjelaskan Surat Persetujuan Klaim Asuransi Cuaca ini telah terbit pada 5 Januari 2026. Diharapkan dengan adanya bantuan klaim asuransi ini dapat meringankan beban petani, khususnya bagi petani yang kebun dan lahan mereka mengalami kerusakan akibat bencana banjir dan longsor.
Bagi desa-desa yang memiliki akses transportasi normal, petani mengambil dana klaim langsung di kantor Koperasi ACG. Bagi desa-desa yang sulit dijangkau akibat terputusnya jalur transportasi, seperti Lukup Sabun, Jagong, Simpur, dan Amor, koperasi membantu proses distribusi langsung ke masing-masing desa.
“Melalui asuransi ini kerugian akibat penurunan hasil panen dapat dikompensasi sebagian melalui dana klaim, sehingga petani tetap memiliki modal untuk melanjutkan perawatan kebun dan persiapan musim panen berikutnya. Artinya Tidak hanya sebagai instrumen perlindungan, tetapi juga menjadi penopang keberlanjutan ekonomi petani”ungkapnya, Kamis (8/01/2026).

Selain kepada para petani binaan, Koperasi ACG juga menyalurkan bantuan kepada petani kopi lainya yang terdampak bencana banjir dan longsor di Aceh Tengah dan Bener Meriah. Hal ini sebagai bentuk kepedulian kepada Petani Kopi, ditengah situasi sulit pasca bencana.
Iwan Ariantoa juga menjelaskan saat ini pihaknya terus berupaya memastikan cakupan perlindungan tetap menyeluruh untuk petani kopi Binaan Koperasi Ara Cahayani Gayo.
Program ini, merupakan hasil Kolaborasi lintas sektor Koperasi ACG bersama mitra strategis mereka AAA Nespresso. Dirancang sebagai upaya perlindungan bagi petani untuk menghadapi dampak perubahan iklim yang semakin tidak menentu. dan dikhawatirkan dapat berpotensi menurunkan produktivitas hingga menyebabkan gagal panen.
Asuransi cuaca ini memberikan perlindungan finansial kepada petani apabila terjadi kondisi cuaca ekstrem. Seperti, curah hujan yang sangat tinggi, Kekeringan berkepanjangan dan
Kondisi cuaca tidak normal lainnya yang bisa menyebabkan gagal panen atau penurunan produksi. Melalui mekanisme klaim asuransi, petani memperoleh dana pengganti untuk menutup sebagian kerugian yang timbul, sehingga keberlangsungan usaha petani tetap terjaga.
Para petani binaan Koperasi ACG mengaku klaim asuransi ini sangat membantu mereka dalam menghadapi dampak bencana
” Alhamdulillah, dana klaim yang diberikan, sangat membantu kami dalam menjaga keberlangsungan kehidupan dan usaha tani kami, terutama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti sembako dan bisa menjadi modal untuk memulai kembali aktivitas pertanian setelah bencana”ungkap Asyiah salah seorang petani di Desa Bale Musara.
Petani ACG juga menyampaikan keinginanya membantu sesama korban yang tidak menjadi anggota ACG di Aceh Tengah dan Bener Meriah dengan mendonasikan sebanyak Rp.304.000.000 dari hasil klaim yang dipercayakan kepada koperasi ACG, untuk menyalurkan bantuan tersebut atas nama anggota petani koperasi ACG, hal ini sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama mengingat banyaknya petani yang terdampak akan musibah banjir dan Tanah Longsor ini, petani berharap dengan bantuan ini Petani Gayo lainya dapat terbantu.
”Melalui Program Asuransi Cuaca ini, Koperasi Ara Cahayani Gayo bersama mitra strategisnya berkomitmen untuk terus memperkuat perlindungan, ketahanan, dan kesejahteraan petani dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan risiko bencana alam’jelas Iwan Ariantoa. (ARS)











