
SABANG, KABARACEHONLINE.COM:Penyelenggaraan event pariwisata yang terjadwal dinilai menjadi salah satu strategi efektif untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Sabang. Sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha menjadi kunci dalam mengoptimalkan potensi tersebut.
Sinergi antara agenda pariwisata yang terjadwal dan keterlibatan pelaku usaha lokal kini menjadi prioritas utama dalam memperkuat daya saing Kota Sabang.
Sejumlah pelaku industri pariwisata mendorong pemerintah daerah untuk mengoptimalkan Calendar of Events 2026 sebagai instrumen utama pendongkrak kunjungan wisatawan.
Suhelmi, pelaku pariwisata dari Desa Wisata Iboih, mengungkapkan bahwa kehadiran event berskala daerah maupun nasional terbukti menjadi magnet yang mampu meningkatkan okupansi secara signifikan.
Menurutnya, stabilitas arus kunjungan sangat bergantung pada daya tarik atraksi buatan yang diselenggarakan secara rutin.
“Event rutin memberikan alasan bagi wisatawan untuk kembali berkunjung. Dampak positifnya bersifat langsung, mulai dari sektor akomodasi, jasa rental transportasi, hingga ekosistem UMKM kuliner di tingkat desa wisata,” ujar Suhelmi, Senin (16/2/2026).
Senada dengan itu, agen travel wisata Sabang, Safrizal Fuadi, menilai keberadaan kalender event yang jelas dan terjadwal sangat membantu pelaku perjalanan wisata dalam menyusun serta memasarkan paket wisata, baik untuk wisatawan domestik maupun mancanegara.
“Event adalah amunisi promosi. Dengan kalender wisata yang jelas sejak awal tahun, kami dapat menyusun strategi pemasaran yang lebih terukur, baik untuk segmentasi domestik maupun pasar internasional yang membutuhkan perencanaan perjalanan jangka panjang,” jelas Safrizal.
Merespons dinamika tersebut, Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata Kota Sabang, Murdiana, menegaskan bahwa pariwisata telah memantapkan posisinya sebagai kontributor terbesar bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Tahun ini, pemerintah berkomitmen melakukan rebranding terhadap sejumlah agenda agar memiliki nilai tawar yang lebih kompetitif.
“Target kami melampaui angka statistik PAD; kami fokus pada penciptaan lapangan kerja baru dan peningkatan pendapatan riil masyarakat. Event akan dikemas lebih profesional dengan menonjolkan keunikan budaya dan kearifan lokal,” kata Murdiana.
Selain penguatan agenda tahunan seperti Sabang Marine Festival, Pemerintah Kota Sabang juga membuka ruang seluas-luasnya bagi investasi di sektor pendukung pariwisata.
Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat infrastruktur pendukung sehingga Sabang tidak hanya unggul secara alam wisata bahari tetapi juga siap secara fasilitas dan manajemen atraksi. (ADV)











