Promosi Wisata Sabang Lewat Konten Digital, Menarik Minat Wisatawan

Konten digital wisata Sabang yang menampilkan keindahan bawah laut Pulau Weh menjadi salah satu daya tarik yang efektif menarik minat wisatawan (Foto: Metropolis.id)

SABANG, KABARACEHONLINE.COM — Promosi pariwisata kini tak lagi bergantung pada cara konvensional. Di Kota Sabang, pemanfaatan konten digital seperti media sosial, video pendek, hingga ulasan perjalanan dinilai semakin efektif dalam menarik minat wisatawan dan memperluas jangkauan pasar.

Pelaku wisata Sabang, Suhelmi, mengatakan tren wisata saat ini sangat dipengaruhi oleh konten digital. Banyak wisatawan menentukan pilihan destinasi setelah melihat unggahan foto maupun video di berbagai platform media sosial.

Menurutnya, promosi digital mampu menjangkau calon wisatawan lebih cepat dibandingkan metode promosi konvensional. Konten yang menarik dan informatif dapat membangun rasa penasaran calon wisatawan, terutama dari kalangan generasi muda.

“Sekarang orang datang ke Sabang karena melihat konten di TikTok, Instagram, atau YouTube. Mereka tertarik setelah melihat keindahan laut, pantai, dan spot diving yang viral,” ujar Suhelmi, Minggu (1/3/2026).

Hal senada disampaikan Safrijal, pemandu wisata dari Abu Sabang Travel. Ia menyebut konten digital tidak hanya mempromosikan destinasi populer seperti Pantai Iboih dan Tugu Kilometer Nol Indonesia tetapi juga membuka peluang promosi bagi sejumlah destinasi lain yang sebelumnya belum banyak dikenal wisatawan.

“Konten digital bisa mengangkat tempat-tempat yang sebelumnya jarang terekspos. Asal dikemas dengan baik, wisatawan pasti tertarik datang,” kata Safrijal.

Ia menambahkan, pelaku wisata di Sabang juga perlu terus meningkatkan kualitas pelayanan agar sejalan dengan promosi digital yang semakin masif. Pengalaman positif wisatawan, menurutnya, dapat mendorong promosi secara alami melalui ulasan maupun unggahan pribadi di media sosial.

Safrijal juga menilai kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha dan komunitas kreatif seperti kelompok sadar wisata menjadi faktor penting dalam membangun citra Sabang sebagai destinasi unggulan di Aceh.

“Kalau promosi digital kuat dan pelayanan di lapangan juga bagus, wisatawan akan kembali dan merekomendasikan Sabang kepada orang lain,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Sabang Harry Susethia menilai perkembangan teknologi digital membuka peluang besar bagi daerah untuk memperluas pasar wisata, baik domestik maupun mancanegara.

Lebih jauh dikatakan, strategi promosi berbasis digital perlu dilakukan secara konsisten dan terarah agar potensi wisata Sabang semakin dikenal luas.

“Pemerintah daerah juga terus mendorong pemanfaatan platform digital untuk memperkuat promosi destinasi. Dengan dukungan pelaku wisata dan komunitas kreatif, konten tentang Sabang bisa menjangkau pasar yang lebih luas,” ujar Harry.

Ia menambahkan, konten digital yang menampilkan keindahan alam, budaya, serta pengalaman wisata di Sabang diharapkan mampu memperkuat citra daerah sebagai destinasi wisata unggulan di Aceh.

Dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, konten digital dinilai dapat menjadi sarana penting dalam memperkuat promosi pariwisata Sabang sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan ke kota ujung barat Indonesia itu. (ADV)

KABAR LAINNYA
KABAR TERKINI
KABAR FOKUS