KOTA JANTHO, KABARACEHONLINE.COM: Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Aceh Besar, Rahmawati, SPd, MSi, memberikan pendampingan langsung kepada perangkat gampong dan perwakilan masyarakat dalam proses penginputan usulan pembangunan melalui sistem perencanaan daerah untuk 3 kecataman, meliputi Kecamatan Mesjid Raya, Kecamatan Baitussalam dan Kecamatan Darussalam di Aula UDKP Kecamatan Darussalam, Jumat (23/1/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan seluruh aspirasi masyarakat terakomodasi secara tepat, terstruktur, dan sesuai dengan prioritas pembangunan daerah.
Menurut Rahmawati, pendampingan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari tahapan penyusunan rencana pembangunan daerah, di mana usulan masyarakat yang dihimpun melalui musyawarah gampong dan kecamatan harus diinput secara akurat ke dalam sistem yang telah ditetapkan.
Kepala Bappeda Aceh Besar menegaskan pentingnya pemahaman teknis bagi aparatur gampong agar tidak terjadi kesalahan dalam pengisian data maupun penentuan program dan kegiatan.
“Pendampingan ini kami lakukan agar usulan masyarakat benar-benar sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan serta selaras dengan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Aceh Besar. Dengan penginputan yang tepat, peluang usulan tersebut untuk ditindaklanjuti akan semakin besar,” ujar Kepala Bappeda Aceh Besar.
Ia juga menambahkan bahwa kualitas perencanaan sangat ditentukan oleh kualitas data dan usulan yang masuk.
Oleh karena itu, Bappeda berkomitmen untuk terus memberikan bimbingan teknis dan asistensi kepada seluruh pemangku kepentingan, khususnya di tingkat gampong dan kecamatan.
Para peserta kegiatan menyambut baik pendampingan tersebut karena dinilai sangat membantu dalam memahami mekanisme dan tahapan penginputan usulan.
Dengan adanya pendampingan langsung, diharapkan tidak ada lagi kendala teknis yang dapat menghambat proses perencanaan pembangunan.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar berharap partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan semakin meningkat, sehingga program dan kegiatan yang dilaksanakan ke depan benar-benar mencerminkan kebutuhan serta aspirasi masyarakat secara luas. (Slm)











