Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Sabang Naik Signifikan pada 2025

Sejumlah wisatawan mancanegara menikmati suasana dermaga Teupin Layee, Iboih, Sabang yang kian diminati pasar global termasuk pelancong dari Eropa dan Asia Timur. (Foto Ist)

SABANG, KABARACEHONLINE.COM — Kota Sabang semakin mempertegas posisinya sebagai destinasi unggulan di gerbang barat Indonesia. Berdasarkan data terbaru yang dirilis Dinas Pariwisata Kota Sabang, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sepanjang tahun 2025 menunjukkan tren pertumbuhan sebesar 34 persen dibandingkan tahun sebelumnya.Tren ini menjadi indikator baik dan menjanjikan  bagi  sektor pariwisata Sabang.

Tercatat sebanyak 8.079 wisatawan asing berkunjung ke Pulau Weh selama 2025. Angka ini meningkat dari capaian tahun 2024 yang berjumlah 6.023 orang. Kenaikan ini dinilai menjadi indikator penting terhadap pulihnya kepercayaan wisatawan internasional terhadap sektor pariwisata daerah.

Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata Kota Sabang, Murdiana, menyatakan bahwa diversifikasi pasar mulai menunjukkan hasil. Menurutnya, Sabang tidak hanya menjadi tujuan wisatawan regional, tetapi juga mulai menarik minat wisatawan dari berbagai negara.

“Peningkatan ini menunjukkan promosi pariwisata Sabang mulai memberikan hasil yang positif. Kami melihat minat wisatawan, khususnya dari Malaysia dan daratan Eropa, terus bertambah secara konsisten,” ungkap Murdiana, Sabtu (28/2/2026).

Wisatawan asal Malaysia menjadi kontributor terbesar dalam peningkatan kunjungan tersebut. Sepanjang 2025, jumlah wisatawan dari negara tersebut mencapai 2.622 orang, meningkat signifikan dibandingkan tahun 2024 yang hanya 589 orang.

Kedekatan geografis serta kesamaan budaya menjadi faktor yang mendorong tingginya kunjungan wisatawan asal Malaysia ke Sabang.

Selain itu, minat wisatawan dari Eropa juga tetap stabil dengan tren positif. Wisatawan asal Belanda tercatat sebanyak 394 orang, disusul Jerman 328 orang, Prancis 225 orang, dan Inggris 124 orang.

“Meski jumlah kunjungan melalui kapal pesiar (cruise ship) mengalami fluktuasi dan sedikit menurun dibandingkan periode sebelumnya, namun secara keseluruhan tren kunjungan wisman melalui jalur reguler tetap meningkat tajam,” tambah Murdiana.

Di luar pasar Eropa, peningkatan juga terjadi pada wisatawan dari kawasan Asia Timur dan Amerika. Wisatawan asal China meningkat dari 219 orang pada 2024 menjadi 365 orang pada 2025. Sementara itu, wisatawan dari Australia tercatat sebanyak 134 orang dan Amerika Serikat 71 orang.

Melihat tren ini, Pemerintah Kota Sabang berencana memperkuat kolaborasi dengan pelaku industri perjalanan wisata. Langkah tersebut dilakukan untuk mengembangkan paket wisata yang lebih tersegmentasi sesuai dengan minat wisatawan.

Pengembangan akan difokuskan pada wisata minat khusus, seperti diving, sailing, serta wisata sejarah (heritage tourism).

Peningkatan jumlah wisatawan mancanegara ini diharapkan tidak hanya berdampak pada angka kunjungan, tetapi juga memberikan efek berganda bagi perekonomian masyarakat, mulai dari peningkatan okupansi hotel hingga perputaran ekonomi di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). (ADV)

KABAR LAINNYA
KABAR TERKINI
KABAR FOKUS