Wamen ATR/BPNSerahkan Sertifikat Tanah di Bener Meriah

  • Whatsapp
filename - kabaracehonline.com

KABARACEH, REDELONG: Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Dr. Suyra Tjandra, SH. LLM menyerahkan secara simbolis sertifikat tanah untuk masyarakat Kabupaten Bener Meriah saat melaksanakan Kunjungan kerjanya di Kabupaten Negeri diatas awan, Rabu (10/02/2021)

Penyerahan sertifikat tanah tersebut berlangsung di Aula Pendopo Bupati saat kegiatan temu ramah dengan Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi, unsur Forkopimda serta jajaran dilingkungan pemkab setempat.

Read More

Tampak hadir dalam rombongan Wamen ATR/BPN RI Direktur Pemberdayaan Hak Atas Tanah Masyarakar, Direktur Pengukuran dan Pemetaan dasar Pertanahan dan Ruang Pemetaan, Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Aceh serta rombongan.

Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa Kabupaten Bener Meriah setiap tahun mendapatkan kuota untuk PTSL cukup besar, “kami atas masyarakat Bener Meriah menyampaikan terimakasih atas apa yang telah diberikan ke Kabupaten Bener Meriah, termasuk untuk Tahun 2021 ini ada 4000 pengukuran, sertifikat 2500, yang kalau ini dirupiahkan semuanya dananya cukup besar, tentunya kalau pemerintah daerah yang melakukan semua ini kami tidak memiliki anggaran yang cukup itu, maka kami berterimakasih”ungkapnya.

Bupati menambahkan pihaknya meyakini bahwa sertifikat dan pengukuran ini adalah bagian dari solusi kita untuk mengatasi konflik masyarakat, bagi yang mendapatkan sertifikat tentu menfaatnya sudah berganda-ganda.


Selain itu Bupati Bener Meriah juga menyampaikan mayoritas masyarakat dikabupaten tersebut bergantung pada kopi yang mana hasilnya 100 % untuk masyarakat, tetapi kendala yang dihadapi terkait Status Lahan. Status tanah yang digunakan sebagian merupakan kawasan hutan, idealnya harus dijaga dan lindungi.

Selain itu, Kabupaten Bener Meriah menjadi salah satu dari 5 daerah yang memiliki program penanaman Cavendish lagi-lagi terkendala pada status lahan. “Untuk itu kami mengharapkan sentuhan dingin tangan Bapak Wamen ATR/BPN, agar permasalahan lahan ini dapat segera terselesaikan, sehingga kepastian lahan tersebut dapat tuntas, karena Bener Meriah ini adalah salah satu daerah yang memiliki tanaman berorientasi ekspor,” demikian sampai Bupati saat itu.

Kemudian Dr. Suryo Tjandra dalam sambutannya menanggapi, bahwa apa yang menjadi permasalahan yang ada di Kabupaten Bener Meriah sesuai yang disampaikan oleh Bupati akan ditindaklanjuti oleh pihak Kementerian.

“Kami sampaikan catatan dari Bupati Bener Meriah, Kita akan buat Nota dinasnya,” ucap Surya sembari menambahkan bahwa kehadiran Negara dalam konteks Agraria adalah menjawab permasalah-permasalah yang ada di setiap daerah , khususnya Bener Meriah.

Usai melaksanakan temuramah di pendopo bupati, Wamen ATR/BPN RI beserta rombongan didampingi oleh Bupati Bener Meriah serta Unsur Forkopimda dan sejumlah undangan lainnya menuju ke perkebunan pisang cavendish di Kecamatan Pintu Rime Gayo.(REL)

Related posts