Hari Kartini Tahun 2021, PKK dan GOW Aceh Tengah bagi Takjil dan Masker Gratis

  • Whatsapp
filename - kabaracehonline.com

KABARACEH, TAKENGON: Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), Dharma Wanita Persatuan (DWP) dan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Aceh Tengah melaksanakan kegiatan sosial berupa pembagian takjil dan masker.

Aksi itu dilakukan guna memperingati Hari Kartini tahun 2021 dan sekaligus mensosialisasikan Protokol Kesehatan (Prokes) pencegahan Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19, Rabu (21/4/2021) Sore yang bertepatan dengan 9 Ramadhan 1442 H.

Read More

Ketua TP-PKK Aceh Tengah Puan Ratna memimpin langsung pembagian takjil dan didampingi Ketua DWP Ummu Hanik dan Ketua GOW Arini yang menyerahkan langsung takjil ke berbagai lokasi yang diawali dengan RSUD Datu Beru Takengon.

“Di RSUD Datu Beru ini kami menyerahkan 400 kotak takjil bagi petugas kesehatan, perawat, para supir ambulan dan pendamping pasien” ungkap Puan Ratna mengawali penyerahannya.

Terkait sosialisasi prokes, Puan Ratna menjelaskan bahwa di Aceh Tengah sudah banyak masyarakat yang mengabaikannya sedangkan kasus Covid-19 semakin meningkat karena itu dibagikan masker sebanyak 600 pcs.

“Akhir-akhir ini kita mendengar banyak masyarakat yang tertular Covid-19 maka dari itu kami juga berinisiatif untuk mensosialisasikan Prokes 3M sekaligus juga membagikan masker” jelas Ketua TP-PKK Aceh Tengah itu.

Selanjutnya rombongan bergerak menuju Yayasan Maqamam Mahmuda yang bertempat di Kampung Buntul Gelengang Kemili, Kecamatan Bebesen yang diserahkan takjil sebanyak 380 kotak.

Setelahnya rombongan menuju Rumah Tahanan (rutan) Kelas IIb Takengon dan diserahkan takjil sebanyak 352 kotak dan kemudian membagikan takjil dan masker kepada masyarakat langsung di Pasar Paya Ilang Takengon.

Sementara itu, terkait Hari Kartini Puan Ratna juga menambahkan ada sedikit perbedaan antara kaum Wanita zaman dahulu dan kaum Wanita pada saat ini.

“Wanita masa kini, wanita mengenal diri. Pada jamannya Kartini dalam usia muda harus menjalani banyak rintangan dalam menggapai cita-citanya tetapi beliau mampu mengatasi tantangan itu dengan sikap yang positif sehingga semangatnya menjadi inspirasi sampai saat ini” jelas Puan.

“Tantangan yang dihadapi wanita saat ini berbeda dengan apa yang dihadapi oleh Kartini pada jamannya tetapi semangat untuk tetap berpikir positif, bahagia menjadi diri sendiri, terus menggali potensi diri sehingga bermanfaat untuk orang lain, tetap menginspirasi Wanita Indonesia untuk maju” tambah Puan.

Untuk diketahui, pembagian takjil dan masker Puan Ratna menjelaskan bahwa selain RSUD Datu Beru, Yayasan Maqamam Mahmuda dan Rutan Takengon ada beberapa tempat yang diserahkan oleh rombongan lain.

“Kami hanya menyerahkan ke berbagai tempat saja, ada juga tempat lainnya yang diserahkan oleh tim atau rombongan lainnya seperti Pesantren, Panti Jompo, Panti Asuhan dan Mesjid-Mesjid” jelas Puan.

Adapun lokasi-lokasi yang menjadi tempat pembagian takjil lainnya yaitu Panti Jompo Bebesen 20 kotak, Panti Asuhan Budi Luhur 30 kotak, Yayasan Kasih Sayang 30 kotak, Yayasan Kasih Ibu Paya Tumpi 30 kotak, Panti Asuhan Muhammadiyah Kebayakan 30 kotak, Panti Asuhan Noordeen Dedalu 30 kotak, Yayasan Al-Ghuroba Belang Gele 100 kotak, SDIT An-Najah Umang 100 kotak dan SDLB Kebayakan 20 kotak.

Untuk Mesjid-Mesjid ada 4 Mesjid yang berada dalam 3 Kecamatan yaitu mesjid Kecamatan Bebesen 100 kotak, Kebayakan 100 kotak, Kecamatan Lut Tawar 100 kotak dan ditambah Mesjid Raya Agung Ruhama Takengon 100 kotak.

Puan Ratna juga menambahkan untuk selanjutnya takjil dan masker dibagikan secara langsung kepada warga baik pengguna jalan dan pengunjung pasar di berbagai titik lokasi.

Seperti Pasar Paya Ilang, Pasar Bawah, depan Kantor Bupati, depan Kantor Damkar takjil yang dibagikan kurang lebih 100 kotak pada masing- masing lokasi yang pembagiannya dilaksanakan oleh ibu-ibu dari Dharma Wanita dan PKK Kabupaten Aceh Tengah.

Untuk simpang Uning 100 kotak dan simpang RSUD Datu Beru 100 kotak yang dibagikan oleh ibu-ibu Gabungan Organisasi Wanita Aceh Tengah. (REL)

Related posts