Inisiator Festival Panen Kopi Jadi Pembicara di Rangkaian G20

Picture of KABAR ACEH
KABAR ACEH
Hardiansyah Ay

KABARACEH, MAGELANG: Inisiator Festival Panen Kopi Gayo Hardiansyah Ay di undang oleh Direktorat Pengembangan Tenaga dan Lembaga Kebudayaan, Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi dalam rangkaian agenda acara G20 di Borobudur, yakni Pekan Konsolidasi Tenaga Kebudayaan. September 2022.

Acara tersebut bertemakan “Kebudayaan untuk Kehidupan Berkelanjutan”.
Hardiansyah diminta untuk memaparkan bagaimana gerakan Festival yg dia inisiasi dapat melestarikan kebudayaan dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

Dalam presentasinya Hardi menceritakan bagaimana strategi festival berbasis masyarakat dapat berdampak pada kesejahteraan masyarakat dan bagaimana kebudayaan dapat dilestarikan,  serta bagaimana kebudayaan dapat berdampak pada peningkatan pariwisata dan juga kesejahteraan masyarakat.

Seperti kalimat pembukaan presentasinya “kebudayaan yang hidup adalah kebudayaan yang dapat menghidupi”. Kalimat tersebut menjadi fondasi serta titik balik untuk menentukan arah, strategi dan bagaimana festival mencari jalan dan cara untuk melestarikan kebudayaan dan bagaimana kebudayaan tersebut juga harus dapat menghidupi masyarakat.

Hardiansyah dikenal sebagai seorang Musisi, Composer, akademis  sekaligus Budayawan yang aktif dalam bidang pemberdayaan pemajuan kebudayaan berbasis desa.

“Gerakan pemberdayaan masyarakat melalui festival kebudayaan ini tentu harus dilakukan secara bergotong royong dengan keterlibatan berbagai pihak, baik masyarakat, seniman, akademisi, pemerintah, pihak swasta, dan media” ungkap pria yang saat ini tengah menempuh pendidikan S-3 (Doktor) ini.

G20 adalah Forum Internasional dengan
sejumlah negara yang bergabung. Kelompok ini dibentuk tahun 1999 sebagai forum antar pemerintah yang secara sistematis menghimpun kekuatan-kekuatan ekonomi maju dan berkembang untuk membahas isu-isu penting dunia, termasuk ekonomi.

Pertemuan G20 tahun ini, Menteri-menteri Bidang Kebudayaan 20 negara anggota G20 akan melakukan pertemuan di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah di 12-13 September 2022.. Tema besar yg harus dibahas G20 dunia adalah Jalan Kebudayaan untuk Kesejahteraan.

Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Ristek, Hilmar Farid, kepada media mengatakan amanat Borobudur yang dihasilkan dalam Pekat Budaya akan dibawa menuju G20. Amanat Borobudur yang dibicarakan, dirumuskan  akan berbentuk dokumen dan nantinya   disampaikan langsung kepada menteri-menteri yang bersidang pada Acara 2
G20. (ARS)

KABAR LAINNYA
KABAR TERKINI